![]() |
| Zaadit, Ketua BEM UI Sang Wasit Kartu Kuning |
Mahasiswa memang diwariskan sifat untuk berpikir kritis dan idealis. Namun menjadi ironi apabila mahasiswa yang dikenal cendekiawan malah menolak kedatangan seorang Presiden untuk menghadiri hajatan penting pada almamaternya. Apalagi sekelas UI yang terbilang merupakan salah satu sekolah favorit di Indonesia dan menjadi ikon pendidikan maju bagi universitas-universitas yang ada di Indonesia. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menjadi wadah aspirasi mahasiswa adalah perwakilan mahasiswa untuk universitas dalam melatih mahasiswa untuk berorganisasi. Apa jadinya, apabila sekelas BEM UI ikut-ikutan demam meriang menolak seorang presiden RI untuk ikut serta dalam kegiatan Dies Natalis UI tersebut.
Sepertinya yang beredar dalam pemberitaan dan media sosial cenderung mengarah pada pernyataan sikap yang agak subjektif pada presiden yang sering blusukan ini. Bisa dikatakan, agak familiar dengan pernyataan sikap politik yang antipati dengan kinerja bapak Presiden dalam melayani negara. Aksi BEM UI kali ini identik dengan pernyataan sikap salah satu lembaga yang dalam sepekan ini mewarnai Indonesia dengan aksi berjilid-jilid. Pakde Jokowi dianggap gagal memimpin NKRI, menumpuk hutang, gagal menanggulangi masalah penanggulangan gizi di Asmat Papua, de el el. Maksud hati para pemuda ini adalah menolak Jokowi untuk menghindari muatan politik, malah mengungkapkan ide-ide bermuatan politik pula.
Sangat disayangkan apabila calon cendikiawan sekelas BEM UI mampu mengungkapkan pernyataan yang tidak sesuai dengan realita yang ada. Beberapa hal yang tidak terlihat oleh BEM UI mengenai kerja bapak Presiden RI Jokowi.
1. Membubarkan PETRAL yang bisa hemat anggaran sebesar Rp.250.miliar/hari
2. Mencabut subsidi BBM untuk orang menengah dan kaya, sehingga dananya dapat digunakan untuk berbagai hal yang produktif
3. Meresmikan pembuatan jalan toll Trans Sumatera tahap I dari Lampung-Palembang-Indralaya
4. Meresmikan dimulainya pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah dengan Kapasitas 2.000.MW yang mangkrak selama empat tahun
5. Dimulainya pengairan Waduk Jatigede, Sumedang yang berfungsi untuk mengendalikan banjir di Indramayu, pengairan sawah sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dengan kapasitas 110.MW
6. Pada Tanggal 09 September 2015, dimulainya pembangunan jalur LRT jurusan Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang (info: Kemen PUPR)
7. Pada Tanggal 21 September 2015, peresmian dioperasikannya Bor Raksasa untuk membuat terowongan dalam tanah guna jalur MRT trayek Lebak Bulus-KebayoranBaru-Senayan-Bundaran Hotel Indonesia
8. Pemerintahan Jokowi menggelontorkan dana sebesar Rp.16.triliun untuk membangun infrastruktur di perbatasan Kalimantan dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat
9. Pembangunan Pelabuhan Laut dalam di Papua : Sorong, Manokwari, Jayapura dan Merauke, serta infrastruktur pembuatan jalan yang menghubungkan kota kota di Papua.
10. Perusahaan Saudi Arabia ARAMCO akan membangun Kilang Minyak serta Storage BBM di Indonesia senilai Rp.140.triliun yang selama ini pembangunan Kilang Minyak tidak pernah terwujud sejak era Soeharto
11. Dengan beroperasinya pada bulan Nopember 2015 ini, unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di Cilacap Jateng dan Kilang TPPI di Tuban Jatim, maka Import BBM Premium bisa berkurang 30% atau Negara bisa hemat Rp.150.M/hari, atau setara dgn 100.ribu Barrel per hari
12. Kasus Lumpur Lapindo yang selama 8 tahun tidak selesai di era SBY, oleh Jokowi hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung ganti rugi semuanya diterima warga Sidoardjo
13. Komite Explorasi Nasional (KEN) yang dibentuk pemerintah Jokowi pada tanggal 12 Juni 2015 telah menemukan cadangan Minyak dan Gas di Indonesia Timur sebesar 5.2.miliar barrell untuk Minyak sebanyak 2.7.miliar barrel dan untuk Gas14.TCF Gas
14. Pemerintah targetkan pekerjaan Tol Trans Papua dirancang sepanjang 4.320.Km (Sorong-Manokwari-Wamena-Jayapura-Merauke) (Timika-Oksibil) tersambung pada tahun 2018 ( info : Men PUPR Berita Satu TV-14.10.15 )
15. Satu tahun Jokowi memimpin sudah membuat jalan Tol sepanjang 132.35. Km
16. Izin investasi untuk para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia di era SBY harus menunggu sampai 2 tahun (536.hari) Tetapi di era Jokowi urus Izin Investasi cukup dengan 3 jam
17. Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres No.115 tahun 2015 untuk Kementrian Kelautan dan Perikanan yang isinya tidak perlu ke Pengadilan lagi jika Satgas Illegal Fishing menangkap Kapal Asing Pencuri Ikan bisa langsung tenggelamkan
18. Dalam kurun waktu 9 bulan Jokowi bisa membayar sebagian hutang warisan peninggalan SBY sebesar Rp.293.triliun
19. Sejarah baru Indonesia, dalam waktu 9 bulan Investasi masuk Rp.400.triliun, Jokowi memang berkeinginan kuat untuk membuat Indonesia sejahtera
20. Mulai beroperasinya 6 rute Tol Laut Jokowi dari Tanjung Priok -- Papua. Tanjung Priok -- Natuna. Tanjung Perak -- ke seluruh pelabuhan di NTT dan seluruh pelabuhan di Maluku serta seluruh pelabuhan di Papua dan Papua Barat
21. Dalam satu tahun pemerintahan Jokowi sedang proses pekerjaan pembangunan 15 Bandara baru di wilayah terluar Indonesia, diantaranya Bandara di Miangas, Manokwari, Berau, Tual, Palu, Maumere, Tarakan, Aceh Tengah, Wakatobi , dan lain lain.
22. Pemerintahan Jokowi selama satu tahun dapat menurunkan Import Premium sebesar 37.% dari semula 378.5.ribu BPH turun jadi 236.ribu BPH. Begitu juga dengan Solar import nya turun sebesar 84.% dari semula sejumlah 121.3.ribu BPH turun menjadi 20.ribu BPH
23. Setelah 40 tahun Presiden Italia tidak ke Indonesia datang menemui Presiden Jokowi kemudian pada tanggal 9 Nopember 2015 berkunjung untuk menandatangani MOU investasi sebesar USD.1,055.M. atau setara dengan Rp.140.triliun dalam bidang Logistik, Industri Kulit, Industri Otomotif dan Furniture
24. Presiden Jokowi meresmikan pabrik Pupuk terbesar di Asia Tenggara. Pupuk Kaltim 5 Bontang dengan kapasitas produksi Ammonia 825.000 Ton per tahun dan produksi Urea 1.155.000.Ton per tahun, serta dimulainya pembuatan jalur Kereta Api Trans Borneo
25. Keputusan besar telah diambil Presiden Jokowi, yaitu tidak lagi memperpanjang kontrak Freeport yg telah 45 tahun menggali Emas di Papua.
26. Jokowi pada tanggal 25 Nopember 2015 meresmikan pembuatan jalur rel kereta cepat Makassar-Pare Pare, diharapkan tahun 2019 sudah bisa beroperasi Kereta Api Trans Sulawesi dari Manado ke Makassar
27. Ground breaking pembangunan jalur Kereta Cepat, Jakarta-Bandung di Walini, Bandung Barat
28. Program pembangunan 1.juta rumah untuk rakyat, akhir Januari 2016 sudah terbangun 700.ribu unit rumah.
29. PLN mulai bulan Februari.2016 menurunkan lagi tarif Listrik dgn daya dari 450.va, 900.va, 1300.va, 2200.va dan 4400.va
30. Kapal khusus angkut Sapi Camara Nusantara I, berhasil angkut 500.ekor Sapi ke Jakarta dari NTT & NTB, diusahakan setiap bulan bisa angkut 1.000.ekor sapi
31. Sejak 50 tahun lalu Warga Sulawesi Utara dan Gorontalo kekurangan Listrik, sekarang sudah bisa merasakan aliran listrik selama 24 jam mulai Januari 2016 karena PLTG Apung yg dikirim Jokowi bulan Desember 2015 sudah berfungsi full berdaya 120.MW.
32. Sebanyak 2.519 Desa di Indonesia Timur akan mendapatkan aliran Listrik di tahun 2016
33. Hari ini tanggal 29 Februari 2016 sebanyak 3.898 rumah tangga di Sorong telah bisa menikmati Gas Alam untuk memasak.
34. Presiden Jokowi programkan dari tahun 2014-2019 akan membangun 49 waduk di seluruh Indonesia untuk mengairi persawahan, tahun 2015 sedang dikerjakan 13 Waduk dan tahun 2016 sedang dikerjakan 8 waduk
35. Waduk yang sedang di kerjakan sejak tahun 2015 : Waduk Raknamo-Kupang. Waduk Pidekso-Wonogiri. Waduk Logung-Kudus. Waduk Lolak-Boolang Mongondow. Waduk Kruereto-Aceh. Waduk Passaloreng-Wajo. Waduk Tanju-Dompu NTB. Waduk Bintang Bano-Sumbawa Barat. Waduk Mila-Dompu NTB. Waduk Kairan-Lebak. Waduk Tapin-Tapin Kalsel. Waduk Rotiklot-Belu NTT. Waduk Telaga Jawa-Karang Asem Bali.
36. Waduk yang mulai dikerjakan tahun 2016 : Waduk Rukoh-Aceh. Waduk Sukoharjo-Lampung. Waduk Kuwil Kawangkoan-Sulut. Waduk Ladongi-Sulawesi Tenggara. Waduk Ciawi-Jawa Barat. Waduk Sukamahi-Jawa Barat. Waduk Leuwikeris-Jawa Barat. Waduk Cipanas-Jawa Barat.
37. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan MPP di Kab.Bangka untuk pembangkit Listrik dgn daya 350.MW guna kebutuhan Regional Sumatera -- Yaitu : Bangka-Belitung-Lampung-Nias-Duri Riau-Medan. Tanggal.01-06-2016
38. Presiden Jokowi meresmikan PLTMG Arun dengan daya listrik 184.MW untuk kebutuhan warga Lhokseumawe. Tanggal.02-06-16
39. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan Mobile PP 425.MW di Kab.Mempawah Kalbar pada tanggal 02 Juni 2016
40. Melalui video konferensi Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTU Ketapang dengan daya 20 MW pada Tanggal 02 Juni 2016
41. Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTG Paguat Pohuwato di Gorontalo dengan daya 100.MW pada tanggal 03 Juni 2016
42. Presiden Jokowi ground breaking pembangunan PLTU unit IV Lontar di Kronjo Banten dgn daya 1315.MW pada tanggal10 Juni 2016
43. Presiden Jokowi meresmikan pembangunan MPP Jeranjang PLTG berdaya 225.MW di Gerung Lombok Barat NTB pada tanggal11 Juni 2016.
44. Jokowi menambah Terminal 3 Bandara Soetta Ultimate International yang bisa angkut penumpang 25 juta orang mengungguli Bandara Changi Singapore
45. Setelah Indonesia merdeka 71 thn baru di era Jokowi warga perbatasan di Krayan Nunukan bisa beli Solar Pertamina dengan subsidi khusus seharga Rp.5.150,- per liter
Warga Sungai Mandau, Kab.Siak selama 71 tahun baru saat ini menikmati aliran Listrik
46. Warga Kab.Puncak Jaya Papua selama 71 tahun di era Jokowi ini dibangun SPBU pertama dengan harga Premium yg semula Rp.50.ribu, bisa turun ke Rp.6.500.per Liter.
Menjawab mengenai kendala lapangan di Asmat, Presiden Jokowi pernah mengungkapkan bahwa medan di pedalaman Asmat memang sulit. Adat istiadat yang kuat dari masyarakat suku Asmat membuat pemerintah sulit merelokasi ke daerah yang lebih mudah dijangkau. Pemerintah menghargai kearifan lokal setempat yang memegang teguh hak ulayat atau kewenangan masyarakat atas suatu wilayah. Maka solusi untuk hal ini adalah membangun infrastruktur agar penyaluran baik bantuan obat-obatan dan juga makanan dapat tersalur dengan baik. Selain itu, masyarakat Asmat juga menolak melakukan vaksinasi, sehingga pemerintah perlu melakukan pendekatan dengan perlahan-lahan.
Selain itu, pola mencari makan masyarakat yang berpindah-pindah menyebabkan masyarakat Asmat hidup tidak menetap atau nomaden. Pemerintah RI sedang melakukan pendekatan terhadap masyarakat Asmat dalam membangun sektor pertanian agar masyarakat bisa memperoleh pangan secara menetap.
Untuk masalah hutang RI, menurut Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih, kenaikan utang pemerintah masih berada dalam batas wajar. Dengan kata lain, kemampuan pemerintah dalam membayar utang masih baik. Sementara Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sendiri mencapai 30% yang artinya dibandingkan dengan negara lain masih berada di ambang batas wajar. Sementara PDB negara besar seperti Amerika mencapai 110%, dan Jepang 220% terhadap PDB-nya. Jadi, hutang negara Indonesia masih diimbangi dengan kemampuan negara untuk membayar hutangnya. Apalagi tidak ada negara yang benar-benar hidup tanpa hutang jika benar ingin membangun negaranya.
Jadi wahai mahasiswa BEM UI yang terhormat, saya juga pernah menjadi mahasiswa. Hanya saja, lebih baik banyak berkarya dan berbuat untuk sekitar kita, minimal lingkungan tempat kita hidup. Presiden adalah kepala negara, salah satu lambang negara NKRI kita, jangan lah dizolimi dengan berbagai kritikan pedas tanpa melihat prestasinya. Agaknya, pikiran mahasiswa zaman now harus lebih inovatif, harus berbasis solusi aplikatif, terlalu banyak turun ke jalan dan teriak saja membuat citra mahasiswa sarat pada image agresif, apatis dan monoton. Perbanyak karya, perbanyak belajar dan juga berlatih kompetisi di berbagai bidang nyata sebelum benar-benar terjun pada profesionalisme. Pesan saya, terlepas dari penilaian subjektif, hormatilah presiden sebagai pemimpin, benahilah organisasi kepemudaan kampus dengan membawa nama harum. Dengan memberi kartu kuning pada Presiden, percayalah, rakyat se-Indonesia akan menilai anda negatif. Yang dirugikan adalah almamater anda sendiri, yaitu UI yang merupakan salah satu Universitas besar dan terfavorit tingkat Nasional.
Semoga membawa pencerahan bagi teman-teman mahasiswa sekalian. Salam perjuangan!
Referensi:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar